CWTS Pusat Studi Perdagangan Dunia

Forum

Policy Workshop on Trade, Circular Economy and Sustainability

Lokakarya virtual Trade, Circular Economy, and Sustainability yang diselenggarakan dalam skema WTO Chairs Programme pada 21-22 September 2021 mengeksplorasi pentingnya menyelaraskan kebijakan perdagangan dengan tujuan ekonomi sirkular demi mendukung pembangunan berkelanjutan. Acara ini berupaya merespons tantangan pasca-pandemi melalui perumusan kembali model ekonomi yang lebih tangguh dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung mandat WTO dalam memperkuat kapasitas institusional untuk menghadapi dinamika tantangan perdagangan global yang baru. Dengan mempertemukan para akademisi, pembuat kebijakan, serta perwakilan organisasi internasional, lokakarya ini bertujuan untuk membangun pemahaman kolektif mengenai interaksi antara arus perdagangan, kebijakan, dan regulasi dengan pendekatan ekonomi sirkular yang regeneratif. Guna mencapai tujuan tersebut, lokakarya ini menyoroti berbagai isu strategis, termasuk agribisnis, elektronik, kebijakan investasi dan industri, peran UKM, serta keterkaitannya dengan perubahan iklim sebagai sarana untuk mencapai pemulihan ekonomi yang inklusif dan hijau.

UGM International Forum (UIF)

Forum Internasional Universitas Gadjah Mada untuk Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan di Kawasan Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Karibia (UGM International Forum 2022) mengeksplorasi berbagai isu dan tantangan bagi negara-negara di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Karibia (SEA-LAC) dalam mengupayakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Acara ini berupaya merepresentasikan inisiatif WTO dan UNCTAD dalam menghubungkan isu perdagangan dan lingkungan sebagai sarana untuk memenuhi komitmen global terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Perjanjian Paris. Dengan mempertemukan para akademisi, pembuat kebijakan, praktisi bisnis atau industri, serta masyarakat dari kawasan SEA-LAC, UGM International Forum 2022 juga bertujuan untuk memperkuat hubungan multilateral dan antar-regional dalam skema “Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular” (KSST). Guna mencapai tujuan tersebut, UGM International Forum 2022 menyelenggarakan dua sub-acara, yaitu Forum Akademik dan Forum Ekonomi Sirkular (Circular Economic Forum).

Forum Ekonomi Sirkular (Circular Economic Forum)

Forum Ekonomi Sirkular atau Circular Economy Forum (CEF) merupakan platform strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendiskusikan transisi ekonomi linear menuju sirkular. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong model ekonomi meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan kembali sumber daya. Fokusnya mencakup kebijakan perdagangan internasional, inovasi teknologi, serta praktik bisnis berkelanjutan yang sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi sirkular. CEF telah dikemas dengan berbagai rangkaian acara, seperti Seminar dan Talkshow yang menghadirkan pakar, akademisi, dan pejabat pemerintah untuk membahas regulasi dan tren global; Workshop yang menawarkan pelatihan praktis bagi pelaku usaha tentang cara mengimplementasikan rantai pasok sirkular; dan Pameran Inovasi yang menampilkan produk-produk ramah lingkungan; dan Kegiatan Kemasyarakatan sebagai komitmen untuk membangun semangat komunitas dan menyoroti upaya sirkular di tingkat masyarakat.

Indonesia Green Principal Award (IGPA)

Indonesia Green Principal Award (IGPA) bertujuan sebagai wadah penyebarluasan praktik dan ilmu pengetahuan terkait pendidikan ekonomi sirkular bagi 124 kepala sekolah dari berbagai penjuru wilayah Indonesia. PSPD bersama dengan Janitra Bhumi Indonesia (JBI) Education Consulting telah secara konsisten menyelenggarakan IGPA sejak tahun 2022. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat termanifestasi dengan menghadirkan Sekolah Sirkular di Indonesia, yakni sekolah-sekolah yang aktif mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan mengimplementasikan prinsip keberlanjutan (sustainability) dan ekonomi sirkular lingkungan sekaligus kurikulum sekolah. Tata kelola Sekolah Sirkular tidak hanya terbatas pada aspek lingkungan, melainkan turut mencakup pemberdayaan potensi ekonomi dan sosial sekolah untuk mendorong praktik, pengetahuan, dan kolaborasi yang lebih berkelanjutan.  

Circular School Partnership Program (CSPP)

Circular School Partnership Program (CSPP) terbentuk atas cita-cita alumni IGPA untuk mengembangkan pendidikan ekonomi sirkular. Program ini berperan sebagai platform multipihak guna mengakselerasi perwujudan Sekolah Sirkular di level nasional dan global. CSPP mengontribusikan desain pendidikan ekonomi sirkular dengan pendidikan mengenai sistem ekonomi yang transformatif. Masalah lingkungan sering muncul karena aktivitas ekonomi linear yang mengeksploitasi sumber daya alam tanpa batas. CSPP tidak hanya mendorong pendidikan peduli lingkungan, tapi secara lebih mendalam turut mengembangkan pendidikan sistem ekonomi sirkular yang reformatif. Terlebih, dari sisi gerakan peduli lingkungan, CSPP menjadi komunitas kuat di sektor pendidikan yang merealisasikan gagasan-gagasan ekonomi sirkular.